Perhatikan apa yang tertulis dalam Al-Qur'an mengenai unjuk-rasa,
sebab unjuk rasa menjadi sangat rentan terhadap manipulasi "mereka".
Cukup dengan satu penyusupan kedalam salah satu pihak,
maka akan terjadilah fitnah ( saling menuduh dan kekacauan ) :

 

Al Anfaal 8:47
Dan janganlah kamu menjadi seperti orang-orang yang keluar dari kampungnya dengan rasa angkuh dan dengan maksud riya' kepada manusia serta menghalangi (orang) dari jalan Allah. . Dan (ilmu) Allah meliputi apa yang mereka kerjakan.

Al Anfaal 8:48
Dan ketika syaitan menjadikan mereka memandang baik pekerjaan mereka dan mengatakan : "Tidak ada seorang manusiapun yang dapat menang terhadapmu pada hari ini, dan sesungguhnya saya ini adalah pelindungmu". Maka tatkala kedua pasukan itu telah dapat saling lihat melihat (berhadapan), syaitan itu balik ke belakang seraya berkata : "Sesungguhnya saya berlepas diri daripada kamu, sesungguhnya saya dapat melihat apa yang kamu sekalian tidak dapat melihat; sesungguhnya saya takut kepada Allah". Dan Allah sangat keras siksa-Nya.

 

Jangankan dalam bentuk suatu unjuk rasa di jalan-jalan,
bahkan duduk-duduk dipinggir jalan saja mempunyai konsekwensi
dan aturan yang amat berat :

 

Hadits :

Abu Said Alchudry r.a. berkata : Bersabda Nabi s.a.w. : Awaslah kamu daripada duduk di pinggir-pinggir jalan . Berkata sahabat : Ya Rasulullah kami tidak dapat meninggalkan majlis untuk mengobrol di sana . Sabda Nabi : Jika kamu merasa tidak dapat meninggalkan , maka berilah hak jalan . Mereka bertanya : Apakah hak jalan ya Rasulullah ?  Jawab Nabi : Memejamkan mata (tidak bermata keranjang) , dan menahan gangguan (tidak mengganggu orang) dan menjawab salam , dan menganjurkan kebaikan dan mencegah mungkar (kejahatan) .  - (Buchary , Muslim)

 

Timbul pertanyaan perihal bagaimana menyampaikan pendapat,
atau menyelesaikan suatu perbedaan pendapat ?

 

An Nisaa' 4:59

Hai orang-orang yang beriman, ta'atilah Allah dan ta'atilah Rasul (Nya), dan ulil amri di antara kamu . Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu , maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al Qur'an) dan Rasul (sunnahnya) , jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian . Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya.

 

Asy Syuura 42:38

Dan (bagi) orang-orang yang menerima (mematuhi) seruan Tuhannya dan mendirikan shalat, sedang urusan mereka (diputuskan) dengan musyawarat antara mereka ; dan mereka menafkahkan sebagian dari rezki yang Kami berikan kepada mereka.

 

BACA DAN PERHATIKAN REFERENSI SELANJUTNYA

Diskusikan melalui forum


macsonic